Mulai belajar NIHON GO

Bisa di bilang say adalah termasuk orang yang tak bisa diam....apalagi dalam keadaan seperti sekarang ini. Jadi mau tidak mau harus mengsibukkan diri luar dan dalam. JAdi ga boleh sedikit pun merasa bosan dan melamun karena kalau saya bosan trus melamun entah lah seperti karakter mellow yang terpendam jauh didalm diri bisa muncul ke permukaan dan bisa menjadi dominan. Pernah sekali-kali saya menturuti rasa mellow tersebut, wal hasil air mata yang tak pernah keluar itupun bercucuran deras sekali, kayak air mancur. Parahnya lagi ketika itu terjadi rasa mood berubah menjadi 180 derajat. KAlau yang tadinya saya suka senyum bisa-bisa berwajah mendung...
Sekarang saya punya aktifitas yang bisa di bilang tidak sibuk sih, tapi saya tidak akan membiarkan sei mellow itu mode 'on'. Sehingga saya memutuskan untuk mengambil les bahasa jepun. Pernah sekali-kali teman saya nanya 'ni, les bahasa jepang untuk apa?apa visi yang akan di bangun?Kenapa?'. Kemudia saya menjawab ' Saya ingin menghbiskan tenaga dan pikiran saya untuk segala sesuatu yang baik, apapun itu'. Lalu teman say bilang 'ni, Gabisa gitu lho'.
Sekarang saya yakin saya pasti bisa belajar bahasa jepang sampai beres. Entah seperti apa Allah Mmenakdirkan saya nantinya. Saya akan tetap belajar dan berusaha untuk meraih keridhoaanNya...

----------------------------------------------------------------------------------------

Ibu ku Keren...

Ibu dalam masyarakat Sumatera Utara Di sebut Omak, Kalau dalam suku batak di sebut Inang. Omak saya memiliki pendidikan hanya sampai SMP saja, mungkin di masanya untuk seorang wanita sekolah sampai SMP itu udah hal membanggakan. Omak saya itu tidak pernah ikut kuliah 'Parenting School' ga pernah ikut Majelis Ta'lim yang diadakan Salimah, tapi kalau masalah mengendalikan dan mendidik anak, Omak saya itu adalah profesornya. Dulu pernah bertanya ke beliau 'Mak, dulu sama nenek seperti apa?',. Dia pun menjawab' Saya adalah menantu kesayangan nenek mu.'. Dalam hati 'Mamak ku ini hebat sekali, selain dia sangat pinter mengurus kami dia juga berbakti sama mertuanya'. Ibuku ketika muda, sebagai pengusaha dia memiliki rumah makan di tengah daerah Pangkalan Bernadan, daerah disebelah Lubuk Pakam...dia juga punya toko juga. semua anak-anak disuruh untuk mengelola tokonya...cuam bergantian jagalah...karena Ayahku melihat tidak ada perkembangan di daerah tersebut jadinya kami sekeluarga pindah ke Medan, disana ayahku menjadi produsen sayur-mayur dan ibuku sebagai pedagangnya...kebayangkan ya..ibu saya itu sibuk sekali, ga pernah sekalipun saya meliha dia diam atau bengong..selalu bergerak dan berkerja...kemudia tiap minggu ibu saya menghadiri pengajian di daerah sana namanya 'wiritan'.
Saya mau menceritakan kehebatan ibu saya itu, mungkin ini bisa digunakan suatu pelajaran. Kalau banyak teman-teman bilang 'wah, Rohni tegar sekali ya'(hahaha, itu cuma kata orang, karena mereka cuma melihat saja). Nah disinilah omak saya itu berperan, ketika saya punya masalah yang sangat besar, berkecamuk dihati, memusingkan pikiran, menghilangkan selera makan dan lain-lain. Biasanya kalau dalam keadaan seperti itu saya akan menelpon omak ku itu...Biasanya saya menelpon dan mengatakan kalau saya sedang punya masalah dan minta didoakan oleh beliau...Cuma minta di doakan lho..
Pernah suatu saat ketika ujian Apoteker melandaku...uh, kayaknya itu ujian terhebat selama sejara akademik ku..Saya sangat deg-degan..karena kemampuan saya belum bisa dianggap layak untuk lulus menjadi apoteker...saya menelpon ibu saya dan mengatakan semua masalah yang saya alami..Dia hanya bilang " Rohni, percaya Allah bersama orang-orang yang sabar syukur dan tawakal, jadi jangan khawatir Allah akan memberikan yang terbaik"..udah aja...Walhasil, Alhamdulillah lulus donk...Terimakasih Mamak ku atas doanya..
Pernah juga saya mendapat kasus/masalah lah yang membuat saya mengis sebenar-benarnya menangis...karena ga bisa lagi cerita sama siap, cuma sama Allah dan omak ku itu..Lalu saya menelponnya berjam-jam cuma mau bilang 'mak, ninik sedih nih dan mau nangis!'.Dia cuma menjawab ' Sabar ya nik, mamak doakan semoga dapat yang terbaik, jangan nangis ya!'..ternyata cuma gitu doank ga mempan...masih juga saya menangis, saya adalah orang yang sangt sulit sekali menangis, kalau cuma karena kehilangan barang saya tidak akan menangis, kalau berselisih sama temanpun saya ga menangis..tapi masalah ini lebih dari kemampuan saya untuk meredakannya..Akhirnya ibu saya bilang' BORU Manik Ga Boleh Nangis ya!, karena itu bisa buat sedih semua keluarganya!'(Boru itu anak perempuan orang batak). Langsung saya terdiam sebentar. Yaa..ternyata udah ga ada bujukan yang lain selain mengukankan status BORU MANIK. Dulu juga sempat nanya kenapa BORU Manik tidak di perbolehkan menangis, jawabannya : Karena di suku Manik BORU itu seperti tuan putri yang harus di jaga ga boleh sedih...ceiela..Wal hasil saya masih tetap menangis, karena ga bisa di berhentikan, wong air matanya yang mau turun sendiri. Akhirnya dia mencermahi saya yang intinya' Allah selalu bersama dengan orang-orang yang sholat dan bersabar'...Saya terdiam dan berpikir omakku saya berpikirnya sangat bagus, kenapa saya harus jatuh jadi orang pesimis...Toh, orang-orang terdekatku selalu sayang padaku.
Dulu juga ketika masih kecil setiap kali jatuh ibu saya selalu mengatakan' Ayo bangun, jangan nangis, jatuh tandannya mau besar...ninik mau besar ya..masa' gitu aja nangis'...Suport yang diberikan selalu membantuku untuk bangus dan terus bangun..
Ternyata cara ini tidak kesemua anaknya kayak bang nixon dan bang rahmat juga berbeda, antara saya dan cinta juga sangat berbeda..tapi dianatara mereka semua saya yang paling senang curhat...sangguinis sih ya..
Point-point yang dapat diambil:
1. Ibu saya tak pernah mengkerenkan dirinya.
2. Ibu saya selalu membuka pikiran saya untuk kembali kepada Allah.
3. Ibu saya sangat berlapang dada.
4. Ibu saya mengajarkan kepda saya 'siapa saya.
5. Ibu saya tidak pernah memaksakan kehendak..
6. Ibu saya selalu melihat tipe kepribadian anak-anaknya.

Wallahua'alm bishowab...
ROHNI SAYANG MAMAK..

Persiapan sepekan...Saya Suka Ikan.


Alhamdulillah setiap pekan sekarang saya hanya ada dirumah untuk mempersiapkan menu sepekanan..Supaya tidak beli makanan sembarangan di warung atau di tepi jalan..karena mereka memasaknya belum tentu dengan bersih, mencuci peralatannya...mungkin rasanya memang enak, tapi tubuh kita kan membutuhkan gizi dan higenistas dari makanan tersebut...Kalau kita mau sehat kita lah yang menjadikan sehat tersebut..walau sebenarnya reski itu sudah ditakdirkan Allah..tapi dalam berusaha Allah tidak melarang kita bukan, Jadi untuk hidup sehat itu memang harus di upayakan. Mungkin kalau kayak ganguan psikis dari luar sulit sekali kita bendung tapi kalau makan masih bisa kita atur..terutama jangan makan makanan yang di gorengnya menggunakan minyak bekas lebih dari dua kali..saya yakin kalau kita masak sendiri kita bisa mentreat supaya minyak tersebut digunakan semaksimal mungkin...yuk, mulai pola hidup sehat dengan bismillah..:)

Selamat ulang tahun buat Ayahku...

Sekarang ayahku sudah berumur 61 tahun...Dia adalah pria yang tak pernah surut semangatnya, selalu semangat. Setiap kali pulang ke rumah, dia selalu mengajakku, main ke bukit, main ke sungai air deras sambil menangkap ikan, kalau lagi musim durian, ayah ku selalu mengajak saya tanding makan durian ( siapa yang paling banyak makan durian dia adalah pemenang) kalau yang ini sih saya yang menang.
Suatu hari saya dapat ujian, terus ujian itu begitu menakutkan...ayah menelponku cuma menanyakan kabar 'apakah saya baik atau tidak?', karena perasaannya tidak enak...Saya selalu menjawab, 'ayah, saya baik-baik saja (sambil nangis)'..Ayahku langsung bilang 'ya, ayah tahu kalau rohni lagi sedih, kalau Rohni nangis hati ayah juga sakit, Jangan sedih ya!nanti ayah bisa sakit'...Tapi jawaban ku 'siapa yang nangis, aku ga nangis ko, Rohni pasti tahan ko yah, Ayah ga usah menkhawatirkan ku ya.' Ayah ku langsung tertawa sambil bilang ' ini baru namanya anak ayah!'..kalau sudah seperti itu senang sekali rasanya mendengar tawa ayah. saya ingin sekali bilang 'Ayah, Rohni sayang ayah!'
Ayah ku the best of the best lah...Pria yang mengajari jangan pernah mengeluh , tetap semangat, pantang menyerah, tetap optimis, dekan kepada Allah, tetap konsesten...yang tidak kalah lagi, Ayahku selalu yakin dengan kemampuanku, terkadang dalam melaksanakan dia selalu yang lebih yakin saya lulus, padahal jelas-jelas yang ujian adalah saya.
Ayahku selalu menjadi motivatorku...Ketika ku katakan ayah saya punya visi xxxxx, dan misi saya xxxxx. Dia hanya bilang 'Ayah senang rohni puny visi dan misi seperti itu, rohni harus janji ke ayah untuk mewujudkannya ya, Ayah ingin membebaskan anak perempuanku supaya bisa bermanfaat bagi orang lain'....
Selamat ulang tahun ayahku tercinta...Rohni sayang ayah...

Stroke

Kata ini sudah tidak asing lagi di telinga setiap orang. Apalagi keluarga say, penyakit stroke seperti bukan penyakit yang membahayakan, padahal karena penyakit inilah beberapa anggota keluargaku tak berdaya. mekanisme terjadinya stroke seperti gambar dibawah ini:

Berawal dari penumpukan lemak yang di dinding-dinding pembuluh darah, kemudian semakin lama semakin banyak dan menyebabkan penyempitan pembuluh darah, nah ketika volume darah meningkat maka di butuhkan pipa atau saluran yang besar, maka mau tidak mau karena pipa (pembuluh darah ) sudah mengecil sehingga untuk menyeimbangkan semuanya jantung harus memompa sangat cepat supaya aliran yang menyebabkan pembuluh darah robe. Robekan tersebut mengeluarkan darah dan akhirnya terjadilah penyumbatan.bila pembuluh darah janjung yang kesumbat maka akan terjadi penyakit jantung koroner, bila pembuluh darah yang di otak yang kesumbat terjadilah stroke.

Di keluarga saya sudah sangat terbiasa mengkonsumsi makan-makan yang memiliki kandungan lemak yang tinggi seperti santan, durian, kambing, dll. Maklum orang sumatera utara, semua makan disana sangat enak, semuanya bernuansakan lemak-lemak dan miyak-minyak. intinya semua makanan yang berlemak memang selalu enak, tapi imbasnya kedalam tubuh kita yang seperti memasukkan racun dalam tubuh sendiri. Karena kebiasaan ini sangat sulit sekali di lawan, mereka lebih memilih sakit daripada tidak ikut makan makan tersebut. Saya sendiri selaku anak sudah selalu mengingatkan ayah ku (terutama, karena dari keluarga ayahku semuanya sudah kterkena stroke) supaya tidak makan-makan segala sesuatu yang berbau santan, dia hanya boleh makan-makanan rebusan tapi ternyata tidak bisa. Wal hasil kita sebagai anak-anaknya pake cara lain, yaitu dengan menghentikan segala sesuatu yang membebani pikiran. karena stres bisa memicu denyut jantung semakin kencang atau cepat, yang dikhawatirkan akan menyebabkan penutupan pembuluh darah. selain itu juga kita meminta ayah untuk selalu olah raga, mungkin olah raga ayahku adalah jalan-jaln keliling kebunnya.

Selain itu masih banyak lagi penyebab-penyebab stroke...tapi ini dari semua penyakit adalah makan....

Yuk kita cegah stroke sekarang juga. Melalui diri kita dahulu. Hentikan makan-makan yang berlemak dan berminyak tinggi, supaya sampai ajal nanti menjemput hidup kita tetap produktif.

Bolehkah ku minta penjelasan detail?

Ada sebuah pertanyaan yang dulu pernah ku lontarkan kepada seseorang. Tapi yang ku dengar hanya kesimpulannya. Tadinya masalah ini mau ku lupakan...yaa, benar-benar ku lupakan. Sudahlah ku tak butuh penjelasan,cukup kesimpulan...Tapi Allah Maha Mengetahui, hingga membuatku ingat dengan masalah itu. Dalam pikiranku terlintas, bahwa masalah itu sudah jelas, tapi rohni butuh uraiannya kan?. Tapi berani kah aku mempertanyakannya?. Kalau dalam sebuah pengadilan seperti perkara yang sudah ketok palu, dan beberapa saat kemudian pantas kah ku ingin mengungkitnya lagi?. Perkara yang yang harus dilupakan tapi masuk dalam sejarah kehidupanku...

Kenapa Penyesalan itu datangnya terakhir?

Kemarin sabtu saya jalan-jalan ke cibaduyut..rencananya untuk mencari sepatu olahraga, karena sepatu olahraga harus udah diganti...Panjang jalan cibaduyut itu ada 2 km, sepanjang jalan tersebut banyak toko-toko sepatu. Dari awal jalan cibaduyut ku masuki semua toko dan mencari ciri-ciri sepatu yang kuinginkan, cirinya gampang enak di kaki, nyaman dipake,fleksible maksudnya tidak kaku jadi kalau ada rencana mau rihlah kakiku tidak sakit, yang pasti tidak terlalu berat, soalnya kalau mau ikut lomba lari bisa lebih cepathehe.Ah cuma itu aja ddeh...tapi sepanjang cibaduyut cuma menemukan satu, dan itu harganya wahhhh, tapi sudah lah harga kupikir tidak terlalu masalah, toh kalau ku benar-benar suka pasti ada acara tawar menawar dengan sang penjualnya...Semua yang ada di sepatu itu sesuai dengan ciri yang kucari, bentuknya kuat, warnanya bagus cocoklah dengan baju apapun yang akan ku padankan. Tapi karena rasa ingin tahu yang sangat tinggi sehingga ku putuskan untuk meneruskan perjalanan bisi dapat sepatu yang kualitas lebih baik, nanti kalau kga nemu juga kan bisa kembali ke toko tersebut...ah, ternyata itu cuma pikiran ku yang sangat pendek, tak pernah kepikiran olehku bila ada seorang pembeli sepertiku juga yang mencari sepatu yang sama, dengan ku pergi berarti memberikan kesempatan untuk orang lain memiliki sepatu itu...Wal hasil, tak ada satupun sepatu yang sesuai lagi, toko setelah toko itu semuanya menjual sepatu-sepatu feminim, yang kalau menurut ku itu bukan diriku, itu bukan rohni lha ya, dan bukan menjadi tujuanku..tak satu pun ku sentuh...setelah jalan cibaduyut berakhir, kiputuskan untuk kembali ke toko tadi..eh, ternyata sepatu itu sedang dicoba-coba oleh pembeli yang lain...Dalam hatiku, Semoga pembeli ini tidak jadi membeli sepatu itu...eh, ternyata pembeli itu memang mencari sepatu seperti itu...Jadi deh sepatu itu bukan rezkiku...kemudian si penjualnya menanyakan kepadaku ' teh, bisa saya bantu?', tapi yang namanya rohni pasti nanya'sepatu yang seperti itu ada lagi tidak?' ada teh, tapi kita cuma membuat satu type dan satu ukuran, dan tidak akan di duplicatin, ukurannya yang lain ada tapi kalau dengan ukuran yang sama udah habis teh.'...oohh ya Allah kenapa ku tak langsung membelinya tadi...Rohni, kenapa selalu melakukan kesalahan...trus, karena saya belum mau mundur kutanya lagi ke penjualnya "kira-kira kapan saya bisa dapat sepatu seperti ini lagi?', si penjualnya bilang 'wah teh, kalau yang itu saya tidak tahu, tapi kayaknya kami tidak akan memproduksi itu lagi karena sekarang biaya produksinya sudah sangat mahal, dan ga mungkin bisa dijual dengan harga pasar.'...Ya sudah lah, rohni memang harus ikhlas. Semoga dapat sepatu yang sesuai dan terbaik...
Bila menyukai sesuatu berusahalah untuk meraihnya, yakinlah Allah akan membantu hambanya yang telah berusaha...Ganbatte rohni!!!

About Me

Rohni Cahaya Manik S.Si, Apt.
bandung, Indonesia
cerewet...tapi baik hati ko..melakukan sesuatu dengan tulus.
Lihat profil lengkapku

Shoutbox


Free chat widget @ ShoutMix

Arsip blog

Kata bijak

Sebaik-baiknya tujuan adalah Allah, sebaik-baiknya teladan adalah Nabi Muhammad SAW, sebaik-baiknya Pedoman adalah Al-Quran, sebaik-baiknya pekerjaan adalah dengan ikhlas.