Minggu, 18 Mei 2008

Balai Pengobatan Murah

Balai pengobatan murah ini adalah suatu program dari tim kesehatan DPD kota Bandung. Tiap minggu di daerah pinggiran kota Bandung terutama yang memiliki penduduk yang mayoritas kalangan ekonominya menengah ke bawah. Biasanya dibebankan biaya obat aja sebesar 4 rb rupiah tiap pasien.
Masyarakat tersebut sangat merasa senang dengan diadakannya balai pengobatan tersebut, karena mereka dapat mengkonsultasikan penyakitnya kepada dokter dan obat yang digunakan kepada farmasi atau apotekernya. Tim farmasinya pun dibagi dua yang satu sebagai pengracik dan yang lain sebagai konseler. biasanya yang sebagai konseler adalah yang sedang kuliah profesi apoteker atau apoteker muda, kadang-kadang tergantung kemampuan juga sih. Pasien yang diberikan obat biasanya berstatus pendidikan yang rendah, pernah kujumpai masalah ketika kuberitahukan mengenai cara pakai obat ke pasienku dia melihatnya kewajahku, lalu kutanya 'bu kenapa ngelihatin saya aja?' kemudian pasienku tersebut mengatakan' neng punten, abdi teu tiasa ngadangu'(neng maaf, saya ga bisa mendengar dengan baik). karena itu lah pasienku itu melihat kewajahku karena dia ingin melihat gerakan bibirku. akhirnya ku berbicara dengan nada yang lambat, agar pasienku bisa mengerti. terkadang juga pasien yang berobat adalah yang sudah tua sekali, yang mau ga mau saya harus mengunakan bahasa sunda. walaupun bahasa sunda yang digunakan bukan bahasa sunda yang sangat halus, bahasa sunda yang biasa, yang tidak kasar pastinya.
Ketika memberi instruksi di makan 3 kali 1 sehari sesudah makan. Biasanya ku bertanya berapa kali pasienku tersebut makan sehari, pada umumnya mengatakan makan sekali sehari. Aduh, ga enak euy, ya kuberitahukan aja kalau obat ini harus dimakan kalau udah makan, walaupun itu makan roti atau makan gorengan, yang penting udah ada makanan yang mengganjal perut, karena kalau dimakannya tanpa makan dulu khawatir memperprah tukak lambung. tau ga, kalau udah ku instruksiin seperti itu, ada juga pasien yang jawab seperti ini:'neng, kumaha nyak upami teu tuang hela' tiasa teu?'. Biasa nya saya akan mengulangi argumen kenapa harus sesudah makan, mungkin karena mereka bosan dengan instruksiku akhirnya pura-pura mengerti (Allahu'alam bisowab). Biasanya juga setiap obat diminta untuk ditulis fungsi obat tersebut, seperti penurun tensi, maag, sakit kepala, dan lain-lainnya.
Cuma satu yang paling kuharapkan dalam memberikan konseling pasien bisa meminum/makan obat seseuai instruksi yang diberikan. Semoga itu semua berguna....
Untuk teman-temanku yang selalu kuhubungi terimakasih telah mensukseskan BP

Senin, 12 Mei 2008

Energi dan cinta

Ingat waktu tingkat satu kuliah dan waktu SMU belajar fisika, ada membahas mengenai energi, katanya energi itu kekal. Energi itu tidak bisa di musnahkan dan bisa diciptakan. ohhh, benarkah?(aduh, ga usah deh ngebahas energi karena saya dapat fisika cuma dikit). Sekarang hubungannya dengan kata 'cinta'. Wah kalau kupikir-pikir sih, ini sangat berhubungan besar. Dalam novel-novel yang pernah ku baca selalu memberikan poin seseorang akan menghasilkan energi yang besar dan perubahan yang signifikan ketika dia memperoleh cinta dan kehilangan cinta. so, ada hubungannya kan?trus bukan hanya itu, saya juga pernah mendengar' seorang muslim ketika disebutkan asma Allah maka bergetarlah jantungnya'. Dalam buku quantum ikhlas karangan Erbe Setanu, bahwa perasaan itu termaksud cinta berada didalam jantung. Ketika seseorang mencintai sesuatu (Zat, makhluk dan benda yang lain) maka elektron-elektron yang ada di jantung akan bereksitasi (berpindah dari energi yang rendah ke energi yang lebih tinggi), didalam sel jantung terdapat ion Ca, ion K, ion Na, nah setiap ion ini membawa elektron positif(Na dan Ca) dan elektron negatif (K). Ketika seseorang dalam keadaan jatuh cinta maka jantungnya akan berdebar sangat-sangat kencang karena dia memperoleh energi dari suatu benda atau makhluk, walaupun energi tersebut tidak dapat dilihat oleh mata. Nah, sama juga kalau orang depresi, stress, binggung, mereka sedang kekurangan energi dan merasakan kekurangan cinta dari orang-orang terdekatnya karenakan elektron-elektron didalam tubuh beremisi (berpindah dari energi yang tinggi ke energi yang lebih rendah). Ketika energi didalam tubuh manusia normal, orang itu akan sangat-sangat tenang dan merasa nyaman, tapi ketika kadar cinta didalam perasaannya menurun maka ke gusaran- kebinggungan itu akan muncul lagi. Saya percaya bahwa semua manusia pernah merasakan cinta yang memberikan energi sampai-sampai merubah dirinya sendiri. Teori energi itu jekal sama dengan teori cinta juga, jadi teori baru kalau cinta itu kekekal (hehehe, teori rohni kali yah). Bila suatu saat kita kehilangan cinta, maka cinta itu bukan hilang tapi berpindah, jadi jangan khawatir kita pasti mendapatkan cinta dari siapapun dan kapanpun. Ketika kita memberikan cinta kepada orang lain maka cinta itu akan kembali lagi kepada kita walaupun bukan dari orang yang kita beri, bisa jadi dari Allah yang membalasnya atau dari orang yang tidak disangka-sangka. Maka jangan bangga dulu kalau banyak orang yang mencintai kita, karena disana kita juga dituntun untuk memberikan cinta kepada mereka. Cinta yang tak pernah meminta balasan dan berpindah adalah cinta Allah SWT semata, kan ga pernah Allah membenci seseorang walaupun orang itu (saya kali ya) sering melalaikan perintah-Nya dan lebih memprioritaskan yang lain. Jantungku tetap berdebar karena ada cinta Allah disana, walaupun ku tak pernah menyadarinya. Bila suatu saat jantungku tak berdebar lagi bukan berarti Allah tak mencintaiku, tapi karena Allah dan aku sudah sampai pada perjanjian yang pernah ditetapkan. Alhamdulillah.....wallahu'alambisowab...

Rabu, 07 Mei 2008

LUPUS

Penyakit ini karena faktor genetik, yang menyebabkan tubuh menjadi overacting terhadap rangsangan dari sesuatu yang asing dan membuat terlalu banyak antibodi atau semacam protein yang malah ditujukan untuk melawan jaringan tubuh sendiri, jadi bisa dikatakan 'polisi yang pemberontak', bisa dibayangkan kalau antibodi sendiri menganggap sel-sel dari organ tubuh menjdai lawannya. Biasanya penderita lupus baru mengetahui mereka terkena lupus setelah beberapa kali bolak-balik ke dokter dan ke laboratorium, karena untuk mendiagnosa seseorang positif terkena lupus sangat sulit. Pada umumnya penderita lupus kebanyakan adalah perempuan, entah kenapa hal itu terjadi, tapi mungkin saja DNA pengkode antibodi 'pemberontak' itu dibawa oleh wanita. DNA itu lah yang akhirnya memberikan informasi yang berbeda, yang seharusnya instruksinya 'teman' berubah menjadi 'lawan'. Antibodi yang berlebihan ini, bisa masuk ke seluruh jaringan dengan berbagai cara dapat langsung menyerang jaringan sel tubuh, seperti pada sel-sel darah merah yang menyebabkan selnya akan hancur. Inilah yang mengakibatkan penderitanya kekurangan sel darah merah atau anemia. Dapat juga dengan cara antibodi 'pemberontak' bergabung dengan antigen (zat perangsang pembentukan antibodi), membentuk ikatan yang disebut kompleks imun.Gabungan antibodi dan antigen mengalir bersama darah, sampai tersangkut di pembuluh darah kapiler akan menimbulkan peradangan.proses peradangan akan berkepanjangan dan akan merusak organ tubuh dan mengganggu fungsinya. Selanjutnya, hal ini akan terlihat sebagai gejala penyakit. Kalau hal ini terjadi, maka dalam jangka panjang fungsi organ tubuh akan terganggu.
Tanda-tanda terkena lupus biasanya adanya bercak kemerahan yang menyerupai kupu-kupu di muka, punggung atau bagian kulit yang lain, kemerahan ini dikarana terkena sinar matahari langsung, ada juga yang pegel-pegal seluruh sendinya, ada juga yang trombositnya terus turun sehingga penderita merasa lemah, lesu, banyak tanda-tanda yang lain. tanda-tanda ini berbeda tiap penderita tergantung dari organ mana yang lebih dahulu diserang oleh antibodi pemberontak tersebut.
Pengobatan yang digunakan dengan obat-obat penekan imun tubuh, untuk mencegah agar antibodi 'pemberontak' tersebut tidak menyerang organ-organ yang lain.ya, tetap aja, segala macam obat ada keuntungan dan efek sampingnya. karena penderita lupus biasanya mengkomsumsi obat dalam jumlah banyak dan rutin, maka efek samping obat-obat penekan sistem imun tersebut sangat terlihat seperti kebutaan.
Kemarin saya berkunjung ke penderita yang terkena lupus, dari cerita yang beliau sampaikan penyakitnya tersebut ketika awalnya bukan diduga sebagai lupus, tapi pemecahan pembuluh darah didaerah hidung sehingga menyebabkan mimisan, makan obat macam-macam, ternyata mimisanya tidak berhenti. trus disarankan periksa darah ternyata hasil lab nya Tr 5000 sel/dL, kemudian diduga penyakit types, dikasih obat macam-macam juga ternyata ga memberikan efek malah Trombositnya turun menjadi 1000 sel/dL dan akhirnya dokter mendiagnosa ITP (Immune Thrombocytopenic Purpura), dikasih obat yang macam0macam juga, tetap saja tidak memberikan efek yan signifikan dan akhirnya pindah rumah sakit dan dokter pastinya didiagnosa lah bahwa beliau mengidap lupus. Beliau menggunakan obat-obat penekan imun (glukokortikoid) dari tahun 2005 sampai sekarang, dan akhirnya karena penyakit lupus dan glukokortikoid tersebut sekarang beliau tidak bisa melihat karena adanya gangguan terhadap retina matanya.
Tanggal 10 Mei ini akan ada acara world lupus day yang dipersembahkan oleh Syamsi dhuha foundation yang bekerja sama dengan sekolah farmasi ITB di Aula barat ITB. Banyak teman-teman odapus (orang dengan lupus) dan dokter-dokter yang berkaitan dengan lupus seperti spesialis rematoid, alergi, dan lain-lain. yel-yel panitianya : Care for Lupus, your caring saves lives...





Rabu, 23 April 2008

Sahabat itu ga harus sama lho....

saya mau cerita tentang dua orang wanita yang berteman udah lima tahun yang lalu.. sebuta aja namanya NK dan MH. Mereka berteman saat masuk kuliah disalah satu perguruan tinggi. ketika kenalan pertama kali mereka hanya kenalan biasa saja. trus mereka berdua ternyata ikutan suatu perkumpulan orang yang ingin belajar islam..ternyata mereka berdua masuk pada kelompok yang sama...dari situlah pertemanan dimulai. kemudian mereka sama ngikutin suatu test kepribadian. NK ternyata bertipe sangguinis dan koleris, dan MH itu memiliki tipe plegmatis dan melankolis. Jelas sekali mereka berdua sangat berbeda... dan jauh berbeda. Dari pertemanan mereka munculah bibit-bibit persahabatan. Ketika MH dan NK terjebak pada tawaran yang sama dan mereka berdua menerimanya. Jadi deh MH dan NK bersohiban, banyaknya masalah yang dikerjakan harus berduan dan saling menghormati satu dengan yang lainnya. ada percakapan mereka yang unik sekali:
MH: NK, kayaknya aku ga bisa deh memegang amanah ini.
NK: ko gitu sih, emang menurutmu yang bisa ngerjain ini siapa?
MH: iya ya, siapa yang bisa di suruh kesini ya...NK, kita harus saling ngebantu ya...bantuin aku ya..
NK: ko aneh, seharusnya MH, aku yang bilang 'ajarin aku ya'... hehhe
MH: ah kamu mah bisa aja.
NK: kira-kira langkah awal kita gimana nih?
MH:kalau menurutmu gimana?
NK: kayaknya gini aja (bla1000X)...
MH:ooo gitu, saya terserah aja deh...
NK: ya ampun kamu ini, suka banget ama 'terserah'... ngomong ke'..
MH: ya mau gimana lagi,abisnya saya mau ngomong apa?
NK: ya udah deh (pasrah karena ga bisa bikin MH ngomong) kita jalanin misi pertama, oke!!!,semangat!!!(mereka berdua tersenyum manis).
misi mereka pun dijalankan dengan susah payahnya, banyak hal yang diluar dari prediksi mereka..
NK: MH, teman kita yang ini, ga bisa di hubungin buat ngebantu..
MH: ya udah, aku aja yang menghubungi..
NK: oke...
MH: NK, kita harus beli A ke pasar baru, trus kita juga harus mengunjungi teh SN di cibaduyut, trus malam kita harus ngedata semuanya dan mempersiapkan untuk besok...butuh waktu berapa lama ya?
NK: kalau waktu ga bisa diprediksi MH..
MH: bisa NK, kita harus udah beresin ini semua hari ini..
NK: nyantai aja MH... baik lah...oia, kalau dari pasar baru ke Cibaduyut naik apa ya..
MH: itu kayaknya bisa naik damri deh..
NK: MH, lihat sana damri datang...
MH: oia...
NK: yuk kita susul, biar kita enggak nungguin lama..
MH: iya...(mereka berlari2 kecil)
NK: ayo cepat...
MH: iya....duluan aja.
NK: mang, tunggu....(naik duluan, dan bilang ke supirnya untuk jangan jalan dulu karena ada teman yang belum naik)
MH & NK ngos-ngosan...
MH: NK, ko kita kayak2 di film2 ya...(hehehe)
hari itu semuanya beres...mereka ngobrol bareng sambil mempersiapkan diri buat acara BP
NK: MH, aku binggung nih...bisa lulus ga ya..ujian Apt nanti..
MH: Nik, insya Allah bakalan lulus...
NK:MH, gimana lamarannya?dah ada yang ngejawab belum?
MH:iya, kayaknya yang kemarin interview ga masuk deh, soalnya dia bialang minggu kemarin mau nelpon..tapi ko ga nelpon-nelpon ya..
NK: Sabar MH, insya Allah pasti nemu yang terbaik!!!
MH:Amin.....
eh,ga taunya hari itu juga siangnya MH ditelpon dari serang untuk psikotest...dia langsung nelpon NK...
MH:NK, aku ditelpon oleh PT yang di Serang...
NK:Alhamdulillah..., tuh kan, dapat...
MH:iya NK, aku harus berangkat sekarang ya...afwan ya...
NK: ga apa2, hati-hati di jalan ya...,oia jangan lupa oleh2...(hehe), oia, pulang kapan?
MH: ga tahu....
NK:hiks....berarti aku sendirian donk...
MH:siapa bilang???kan Allah bersama kita (hehe)
sebenarnya NK berharap kalau MH dapat kerjanya di Bandung, ga usah jauh-jauh ke Serang....
tapi mereka tetap SMSan...waktu terakhir SMSan MH, ngirim SMS tentang apa arti sahabat...yang isinya:Seseorang yang Akan tetep di Hati meski Aku dan kamu di Belahan dunia yang berbeda Akan tetapi kita Tetap Menunggu dan Saling merindu.


Teman-teman mereka selalu bilang, "ko kalian berdua bisa sahabatan?bukannya kalian sangat berbeda sekali..." mereka pasti bilang..."sahabat ga harus sama kan?"hehe..









Rabu, 26 Maret 2008

Kerja sama 2 Adat istiadat yang sangat berbeda.

Biasanya kerjasama antara 2 adat yang berbeda dilakukan karena adanya ikatan pernikahan, yang satu berasal dari adat mana yang satu berasal dari adat yang lainnya. Seperti pernikahan abangku, dari batak dan kakak iparku dari klaten, solo. Minggu kemarin tepatnya tanggal 23 maret 2008, Bang Nixon nikah...pernikahanya diadakan di dusun delimas, Klaten, Jawa Tengah. Sepanjang perjalanan dari Jakarta ke Klaten, yang kupikirin adalah abangku menikah, wah waktu nanti dia nikah ga boleh nangis...harus senyum... Sabtu pagi di jemput sama abang di stasion kreta klaten. langsung salaman dan memeluknya soalnya dah lama ga ketemu udah 6 bulan. trus, istirahat dan cek in ke hotel. Sore ke tempat kakak iparku , mbak yayuk, untuk di briefing buat acara hari ahad pagi...panitianya bilang, besok di jemput jam 05.00 ya, karena akad nikah mulai jam 07.00...wah keren banget jam 07.00...
oooia, semua keluargaku udah bangun sebelum subuh, bersiap-siap untuk sholat dan berangkat...ternyata jemputannya datangnya ontime, jam 05.00 dah ada di depan...nyampek di tempat acara, kami di briefing lagi buat membawa seserahan, ooo..ko aneh, ada sayur-sayuran ada pakaian pokoknya mah kebutuhan penganti wanitanya...ibu berceletuk' sayur yang ada di keranjang bakul buat apa?ayam buat apa?'. ya, mau ga mau kami mengikutia aja yang diinstruksikan ketua acaranya...
ternyata waktu nyampek di tempat akad nikah, ada penyambutan dari keluarga wanitanya, wah ini pake bahasa jawa halus lagi,,,hiks2 ga ngertiiiii...salahnya kami juga sih, keluarga wanitanya menawarkan untuk mentranslate kebahasa Indonesia, malah ditolak, jadinya ga ngerti kan...
akad nikah di mulai, akupun mem-foto2 hehe, buat pribadi...selesai akad nikah, kakak iparku melirik kepadaku dan tersenyum, akupun tersenyum, padahal dalam hati, mau nangis...
kini giliran dari keluargaku menanggapi pernikahan abangku, karena kami dari keluarga batak, maka setiap hubungan yang telah terikat di beri simbol dengan pengikatan dengan ulos kain selendang batak, dan memberikan makanan kepada orang-orang terdekat. pemberian diawali oleh ayah dan ibuku kepada mertua abang, paman, bibi, dan tante kakak iparku... khusus untuk saudara kakak iparku diberikan oleh abang dan kakak iparku...sebenarnya juga ulos itu digunkan untuk meminta ijin membawa pengantin wanita kekeluarga pria, dan diucapkan juga setelah pernikahan ini, pengantin wanita adalah anak dan tanggung jawab dari keluarga pria...(pasti sedih bangetttt), nah disini aja udah beda bangettt.
Selesai adat jawa dan batak di laksanakan...kini menunggu resepsi pernikahan...jelas karena pelaksanaanya di Klaten, maka adat yang digunakan adalah adat Klaten, semua saudara -saudaraku menggunakan pakaian jawa. hehe, ini ga ada yang kelihatan orang bataknya, yang laki-laki dah pake blankon... Banyak hal yang berbeda dan sangat berbeda dengan adat istiadat di batak...kalau di jawa kemarin adanya saling lempar sirih, injak telur, saweran....
ooia, yang lucunya itu adalah penyanyinya gadis jawa banget, nyanyiin lagu 'butet', itu kan isinya bahasa batak banget, kupikir ngapain menyanyikan lagu 'butet' lagu itukan lagu sedih bangettttttt, karena mereka ga ngerti artinya, menyanyikanya tanpa hati gitu... sedangkan aku yang mengerti jadi nya mau nangis...
Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar, walaupun dilakukan oleh 2 adat yang sangat berbeda, karena dari masing-masing adat sangat menghormati adat yang lainnya....

Kamis, 13 Maret 2008

Semester satu telah berlalu....

Tak terasa satu semester telah kulewati, hari ini adalah paling melegakan, setelah mengumpulkan Tugas Khusus. Tugas khusus seperti Tugas akhir, yang diambil dari penelitian dilapangan. Tugas khusus ku cukup menarik yaitu pemantauan terapi obat di ruang perawatan anak RSHS, karena tugas khusus ini juga aku tahu seperti apa anak-anak yang terkena menginitis, sindrom nefrotik, PJK (penyakit jantung kronik), demam tipoid dan TBC. Di sinilah memahami diagnosa yang ditulis oleh dokter spesialis anak, kenapa mereka memberi obat dan dosis yang tersebut kepada pasiennya yang tergolong pediatrik. Tempat penelitianku di ruang perawatan kelas tiga, jadi bisa dibayangkan pasien yang dirawat pada umumnya menggunakan askes kin atau gakin, jadi persediaan obatnya juga terbatas. Paling menarik adalah dokter di ruangan ini baik-baik, terkadang kalau persediaan obat di daftar askes kin atau gakin habis, dan pasien tersebut tidak mampu beli, terkadang dokternya yang membelikan. karena tugas khusus ini saya sering duduk di ruangan perawat dan kunjungan ke pasien. Biasanya juga dokter menanyakan kepada ibu pasien pola makan sehari-hari anaknya, sampai menanyakan keadaan keharmonisan keluarga mereka, hal ini untuk menelusuri mengapa anak tersebut terkena penyakit tersebut.

Rasa kasihan, sedih muncul saat ngelihat anak umur 2 bulan harus diinfus karena kena TBC, yang ditularkan dari ayah, ibu dan lingkungan sekitarnya. dari sini kalau kita nanti jadi orang tua, maka sebaiknya jauhkanlah anak-anak kita dari orang-orang yang memiliki batuk lama dan berdarah. Menjauhkan anak kecil dari orang dewasa yang terkena batuk lama (> 3 minggu) dan berdarah, bukanlah mengajari anak untuk milih-milih tapi untuk melindungi anak dari bakteri tuberkulosis itu. oia, saya juga mengambil data anak yang terkena TBC yang sudah menyerang tulang belakangnya (spondilitis tubercullosa), pasien ini tertular dari ayahnya, mungkin ayahnya merokok dan pola hidup ga sehat. Senang banget kalau lihat anak kecil dah sembuh, sepertinya dari mata mereka mengatakan " hore aku bisa main lagi, selamat tinggal rumah sakit!!!!", karena jadi orang sakit itu ga ada enaknya.

waktu ngambil data pengobatan pasien sih cukup menyenangkan, tapi setelahnya baru dibahas, yang harus cari literatur sana kesini, dan kalau ada pasien yang salah waktu minum obat itu juga harus dibahas. setelah dibahas dan diketik pastinya, di konsultasikan kepada pembimbing (apoteker), dan diedit-edit (mirip banget deh dengan tugas akhir).
Sekarang dah beres, tinggal tunggu di tandatangan sama pembimbing aja. Jadi merasa kangen banget pengen main lagi diruangan anak...

Anak-anak adalah umur yang paling rentan terkena infeksi, jadi jagalah keponakan, sepupu, dan anak kita sendiri dari penyakit apapun, yang paling penting adalah menjaga mereka dalam lingkungan sehat dan bersih...percaya ga percaya kalau masih kecil aja mereka sakit-sakitan, gimana dah besarnya.

Bantulah anak-anak untuk menciptakan dan menikmati masa kecilnya, karena itu takkan pernah terlupakan sampai mereka besar nanti.

........Tinggal satu semester lagi menuju kelulusan......

Kamis, 28 Februari 2008

Cerita tentang klinik teratai dan poli metadon

minggu terakhir di RSHS agak nyantai soalnya kebagian dapat gilirannya terakhir, karena nyantai jadi banyak waktu luang. Ketepatan apotekernya pada baik-baik, saya pun disuruh untuk mengunjungi klinik teratai (klinik untuk orang-orang terkena HIV dan AIDS) dan Poli metadon (untuk pasien yang kecanduan obat-obatan keras). nah cerita punya cerita, saya doank yang disuruh untuk mengunjungi kedua tempat itu, teman-teman yang lain malah ga disuruh sama sekali, padahal saya tidak pernah mengungkit-ungkit masalah HIV dan kencanduan obat-obatan narkotik...Yahhh, kupikir kalau ini baik kenapa ga dicoba aja, lagian pasien disana juga manusia ko....saya pun berjalan menuju klinik teratai...oooo, ternyata karena kepagian jadi pasiennya belum datang, jadi saya ngobrol aja sama asisten apoteker dan perawat konsulen...mereka menerangkan kepadaku seluruh kegiatan rutin. mulai dari pendataan pasien, sampai kontrol penggunaan obat. ketika perawat konsulen(namanya pak Herman), tiba-tiba datang seorang pria (pasien) dengan penampilan bagus, memakai kemeja lengan panjang, tinggi, celana bahan, tinggkah laku sangat sopan sekali, berwajah lumayan, dan sepertinya orang berpendidikan minimal sarjana. pasien tersebut duduk dikursi pengambilan sampel darah...(ha, ngapain dia, masak sih, orang semuda itu terkena HIV). Ternyata pria tadi memang terkena HIV. diklinik teratai saya menjadi pengamat yang baik dan ngobrol sedikit dengan pasien.
Dari awal saya membayangkan pasiennya hanya sedikit, tapi ternyata rame sekali...mereka datang ke klinik kalau obatnya habis. kalau waktu untuk datang keklinik ternyata obatnya masih ada (pasiennya malas minum obat) maka obat diganti dengan obat HIV untuk pasien yang malas minum obat. biasanya setelah mengambil obat, pasien pulang kerumah masing-masing dan bekerja sesuai dengan bidang masing-masing...jadi di Bandung itu pertumbuhan orang yang terkena HIV sangat tinggi, dalam sebulan aja ada 1000 pasien yang diberi terapi HIV dan AIDS...
Hari kedua karena masih nyantai banget, maka jadwal berikutnya berkunjung ke poli metadon, metadon adalah pengganti obat-obat narkotik, sebenarnya kerjanya hampir sama cuma rasanya aja yang ga enak. biasanya setiap pasien yang datang ke poli ini didiagnosa terlebih dahulu oleh dokter untuk menentukan seberapa parah kecanduan obatnya. setelah diperoleh resep dari dokter, resep tersebut di serahkan kepada farmasi. pasien yang di terapi di poli ini harus datang setiap hari untuk meminum obat yang telah terjadwal, mula-mula dosis yang diberikan tinggi lama kelamaan menurun. sama dengan klinik teratai, saya sebagai pengamat, cuma disini saya mengamati pasien sampai mereka selesai minum obat untuk dosis hari ini. mereka harus datang tiap hari ke poli ini, bila pasien bolos minum obat, maka pasien harus mendatangi dokter dan diterapi dari awal lagi..
Kebanyakan pasien di klinik teratai dan poli metadon adalah laki-laki, selama saya berada disana 80 % nya adalah laki-laki....kenapa coba?????