Sudah dua kali ikut menjadi tim Medis di bakti sosial Posko jenggala, yang pertama dulu di Ciwidey yang kedua ketika ada bencana banjir di Bandung Selatan. Semua kegiatan tersebut dikerjakan dengan 2 penuh hati. Apalagi menjadi tim medisnya mau ga mau harus 24 jam, jadi perlu semangat dan keikhlasan dalam menjalani semuanya. Tim jenggala sangat kompak yang satu dengan yang lai. Setiap hari kami harus melayani pasien sebanyak 1000 orang dengan penyakit yang berbeda dan setiap orang menginginkan ditangani dengan cepat. Ada kepuasan tersendiri kalau melihat pasiennya senyum dan mereka merasa puas. Dibalik Bakti Sosial ini ada orang2 yang sangat care ama bangsa dan kehidupan sosial rakyat kecil. kayak Babe (red: Pak Andi Sahrandi), Pak AP, Pak Indra, pak Irfan, Pak wijayanto, Pak dedi Santika dan banyak lagi dari mereka yang kulupa...sepectakulernya lagi di hari terakhir pasien di posku mencapai 1018 orang, karena malam sebelumnya ku request ama panitianya untuk di undang sebanyak2nya pasien karena kita mau ngebagi-bagikan vitamin dan susu untuk anak2 umur 0-5 tahun, ya kupikir pembangian ini emang penting selain untuk membantu anak2 memperbaiki gizi mereka setidaknya mereka termotivasi 'suatu saat nanti mereka lah yang menjadi penerus bangsa sehingga tak ada lagi antrian untuk berobat gratis".
untukku ini adalah kegiatan yang membantu sosial. yuk, kita bantu...
Senin, 22 Desember 2008
Senin, 08 Desember 2008
Hal yang wajar kah?
Kemarin lagi, beberapa waktu yang lalu saya sedang duduk di Apotek karena hari itu saya yang bertugas. ada seorang pria berumur 40 tahun bertanya pada saya,'neng, bade diparios tensinya, tiasa?'. lalu ku jawab, 'mangga pak, calik didieu!'.saya mengukur tekanan darahnya dan diperoleh angka 140/110.Lalu saya bertanya mengenai masalah kenapa tekanan daranya bisa tinggi dan tekanan distolenya yang sangat tinggi. saya tanya tetang kebiasaan hidup yang sering dia lakukan, dan ternyata beliau adalah seorang peminum alkohol. kemudian saya sarankan bapak tersebut untuk mengurangi intensitas minum alkoholnya, karena dari yang saya dekteksi ada udem di jantungnya sehingga mau tidak mau kerja jantungnya semakin berat untuk memompa dara keseluruh tubuh. ketika saya jelaskan dengan panjang lebar mengenai penyakit yang kemungkinan akan di hidap oleh bapak tersebut. Saya tak meminta bapak tersebut untuk berhenti minum Alkohol, karena pasti sangat sulit merubah kebiasaan tersebut, mungkin ada masa silam yang memicu untuk mengunakan minuman sebagai peredam. sibapak pun bertanya: neng, kalau mengunakan obat pake apa?kemudian saya menjawab: sebenarnya obat yang akan diminum hanya menurunkan sesaat saja, kalau kebiasaan selama ini tidak dirubah..kemudian saya meminta bapak tersebut untuk cek tekanan darah minggu depan itupun kalau bapak tersebut sedang berusaha untuk meninggalkan minuman keras tersebut...kemudian dia tersenyum, mengucapkan terimakasih. didaerah Apotek ini banyak sekali penjahat2 kecil2an, pecandu, pemabuk, tapi mereka sangat senang sekali bisa berteman dengan orang2 ramah dan tidak menjauhi mereka.
-------------------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Senin, 20 Oktober 2008
penganguran..
Senin, 22 September 2008
Ujian Apoteker ku
selama umur hidup ku , ujian akademik yang paling sulit adalah ujian apoteker ini...kenapa saya katakan seperti itu lihat aja rincian dari setiap ujian...
1. Ujian pustaka
deg-degan saat masuk keruangan ujian dan undian soal dimulai. dalam hati selalu berdoa agar Allah memberikan soal ujian yang dapat kukerjakan. mulai lah diriku dipanggil, kuambil satu kertas yang ada ditumpukan kertas undian, ku buka pelan-pelan bismillah , soal 25 KRIM FLUOSINOLON ASETAT 10 tube@5 g. Didalam otakku langsung terpikir golongan kortikosteroid topikal...ku duduk lalu berdoa untuk memulai pekerjaan...ku buka satu persatu buku monografi refrensi...dari semua buku yang ada di ruang ujian tak satupun menuliskan Fluosinolon asetat... saya mulai panik..dan berpikir kalau kalu mungkin zat aktifku tidak terdaftar difarmakope manapun..akhirnya kumasuk ke buku-buku refrensi analisis merk index, ternyata di buku itupun tidak ada yang tertulis...akhirnya ku buka semua buku yang ada disediakan panitia ujian apoteker...tapi tak satupun yang menulis zat aktifku..sedangkan waktu sudah hampis istirahat, dan belum satupun yang kutulis..ketika istirahat ku telpon semua patner ku bahwa soalku jacpot...kuminta mereka mencari juga...kutelpon sahabatku omah, kutanyakan harus bagaimana mengerjakannya sedangkan saya tidak punya data untuk mengerjakan ujian ni.dia katakan ambil saja saudara zat aktifku yang paling banyak ada dipasaran yaitu fluosinolon asetonida...tapi kukatakan asetat dan asetonida itu berbeda. Saatnya istirahat selesai, kuberanikan diri untuk menanyakan kebenaran soalku ini kepada pengawa, dan kalian tahu pengawasnya bilang apa?, ini beliau katakan' kalau anda dapt soal itu, anda harus mengerjakannya sesuai soal dan anda tidak dapat mengganti soal.' Rasanya setelah menghadap pengawas kududuk dikursi ujian, dan ku menangis dan ingin lari keluar dari ruangan ujian, dan tenggelam. akhirnya ku berdoa...semoga jalan yang kupilih untuk menganti soal adalah jalan yang benar, dan kupasrahkan kalau memang harus tidak lulus, itu tidak masalah...kutenangkan diriku, dan kuulangi pencarian at aktifku mungkin saja kalu ku salah lihat..waktu sudah jam 3 sore...akhirnya kuputuskan untuk mengerjakan evaluasi sediaan...pulang ke markas Apoteker ku lewat jaln yang sepi, karena kusambil menangis..karena keanehan soal yang kuperoleh.sdamapi dimarkas patnerku ternyata bernasib sama dengan ku tidak menemukan fluosinolon asetat. akhirnya ku menimbang-nimbang untuk menggunakn saudaranya yaitu fluosinolon asetonida atau zat yang satunya lagi yaitu fluosinolon asetonida asetat. kuberdiskusi dengan banyak orang dan mengusulkan menggunakan fluosinolon asetonida asetat...tapi jam 01.00 pagi dini hari, kumerasa tidak tenang, akhirnya dirubah aja ke fluosinolon asetonida, karena zat ini cukup banyak dipasaran. kupasrahkan kalau pun tidak lulus..jam 05.00 baru selesai sampai analisinya saja, formulasi ku kerjakan dikampus saja...walhasil malam itu saya tidak tidur sama sekali...karena itu waktu ujian ku ngantuk banget, maka apa yang ada dibawah pikiran alamsadarku kutulis...lalu kuhapus lagi karena ku seperti ngelindur...istirahat kumasih mengerjakan undang-undang dan sebagian farmakologi, belum memperbaiki formulasi pula...ngantuk banget..dan akhirnya ku minum kopi kalengan dan Alhamdulillah langsung creng dan siap bekerja...akhirnya ku menulis dengan terburu-buru, dengan tulisan yang jelek dan berantakan kerena targetanku cuma mengerjakan seluruhnya sampai selesai saja.
hari kedua ujian beres, trus kuceritakn nasib ujian apotekerku ke teman2ku yang pernah ujian, mereka hanya bilang bersabarnya nik, karena kemungkinan lulus itu kecil...hancur lah hatiku, semalaman setelah berdiskusi dengan mereka ku menangisi ujiannku....
Alhamdulillah lulus, tanpa peringatan...
2. ujian lab...
dapat di lab pengujian mutu (analisis), wah Alhamdulillah inikan lab yang sedikit mendekati dengan TA ku waktu S1. tapiu ada lagi masalahnya didalm soal nya tetap aja Fluosinolon asetat padahal dalam jurnal sudah kurubah menjadi fluosinolon asetonida...ku tegaskan lagi mengenai zat aktifku ke panitia ujian apoteker...saat ujian, kadar zat aktif cuma 40% harusnya 97%...wah gawat...benar tidak ya saya memriksanya karena simpangan bakunya terllu besar... tetap PD walaupun kurang yakin akhirnya ku laporkan hasilnya sepeti itu...
Alhamdulillah LULUS...tapi udah harap2 cemas
3. Ujian Sidang
mau tidak mau semua undang2 yang kemungkinan ditanyain diujian sidang ku hapalin...
Alhamdulillah LULUS
dan dilantik tanggal 19 september...
Rohni Cahaya Manik S.Si, Apt.
Alhamdulillah Ya Allah.....akhirnya ku selesaikan dengan baik ujianku...
1. Ujian pustaka
deg-degan saat masuk keruangan ujian dan undian soal dimulai. dalam hati selalu berdoa agar Allah memberikan soal ujian yang dapat kukerjakan. mulai lah diriku dipanggil, kuambil satu kertas yang ada ditumpukan kertas undian, ku buka pelan-pelan bismillah , soal 25 KRIM FLUOSINOLON ASETAT 10 tube@5 g. Didalam otakku langsung terpikir golongan kortikosteroid topikal...ku duduk lalu berdoa untuk memulai pekerjaan...ku buka satu persatu buku monografi refrensi...dari semua buku yang ada di ruang ujian tak satupun menuliskan Fluosinolon asetat... saya mulai panik..dan berpikir kalau kalu mungkin zat aktifku tidak terdaftar difarmakope manapun..akhirnya kumasuk ke buku-buku refrensi analisis merk index, ternyata di buku itupun tidak ada yang tertulis...akhirnya ku buka semua buku yang ada disediakan panitia ujian apoteker...tapi tak satupun yang menulis zat aktifku..sedangkan waktu sudah hampis istirahat, dan belum satupun yang kutulis..ketika istirahat ku telpon semua patner ku bahwa soalku jacpot...kuminta mereka mencari juga...kutelpon sahabatku omah, kutanyakan harus bagaimana mengerjakannya sedangkan saya tidak punya data untuk mengerjakan ujian ni.dia katakan ambil saja saudara zat aktifku yang paling banyak ada dipasaran yaitu fluosinolon asetonida...tapi kukatakan asetat dan asetonida itu berbeda. Saatnya istirahat selesai, kuberanikan diri untuk menanyakan kebenaran soalku ini kepada pengawa, dan kalian tahu pengawasnya bilang apa?, ini beliau katakan' kalau anda dapt soal itu, anda harus mengerjakannya sesuai soal dan anda tidak dapat mengganti soal.' Rasanya setelah menghadap pengawas kududuk dikursi ujian, dan ku menangis dan ingin lari keluar dari ruangan ujian, dan tenggelam. akhirnya ku berdoa...semoga jalan yang kupilih untuk menganti soal adalah jalan yang benar, dan kupasrahkan kalau memang harus tidak lulus, itu tidak masalah...kutenangkan diriku, dan kuulangi pencarian at aktifku mungkin saja kalu ku salah lihat..waktu sudah jam 3 sore...akhirnya kuputuskan untuk mengerjakan evaluasi sediaan...pulang ke markas Apoteker ku lewat jaln yang sepi, karena kusambil menangis..karena keanehan soal yang kuperoleh.sdamapi dimarkas patnerku ternyata bernasib sama dengan ku tidak menemukan fluosinolon asetat. akhirnya ku menimbang-nimbang untuk menggunakn saudaranya yaitu fluosinolon asetonida atau zat yang satunya lagi yaitu fluosinolon asetonida asetat. kuberdiskusi dengan banyak orang dan mengusulkan menggunakan fluosinolon asetonida asetat...tapi jam 01.00 pagi dini hari, kumerasa tidak tenang, akhirnya dirubah aja ke fluosinolon asetonida, karena zat ini cukup banyak dipasaran. kupasrahkan kalau pun tidak lulus..jam 05.00 baru selesai sampai analisinya saja, formulasi ku kerjakan dikampus saja...walhasil malam itu saya tidak tidur sama sekali...karena itu waktu ujian ku ngantuk banget, maka apa yang ada dibawah pikiran alamsadarku kutulis...lalu kuhapus lagi karena ku seperti ngelindur...istirahat kumasih mengerjakan undang-undang dan sebagian farmakologi, belum memperbaiki formulasi pula...ngantuk banget..dan akhirnya ku minum kopi kalengan dan Alhamdulillah langsung creng dan siap bekerja...akhirnya ku menulis dengan terburu-buru, dengan tulisan yang jelek dan berantakan kerena targetanku cuma mengerjakan seluruhnya sampai selesai saja.
hari kedua ujian beres, trus kuceritakn nasib ujian apotekerku ke teman2ku yang pernah ujian, mereka hanya bilang bersabarnya nik, karena kemungkinan lulus itu kecil...hancur lah hatiku, semalaman setelah berdiskusi dengan mereka ku menangisi ujiannku....
Alhamdulillah lulus, tanpa peringatan...
2. ujian lab...
dapat di lab pengujian mutu (analisis), wah Alhamdulillah inikan lab yang sedikit mendekati dengan TA ku waktu S1. tapiu ada lagi masalahnya didalm soal nya tetap aja Fluosinolon asetat padahal dalam jurnal sudah kurubah menjadi fluosinolon asetonida...ku tegaskan lagi mengenai zat aktifku ke panitia ujian apoteker...saat ujian, kadar zat aktif cuma 40% harusnya 97%...wah gawat...benar tidak ya saya memriksanya karena simpangan bakunya terllu besar... tetap PD walaupun kurang yakin akhirnya ku laporkan hasilnya sepeti itu...
Alhamdulillah LULUS...tapi udah harap2 cemas
3. Ujian Sidang
mau tidak mau semua undang2 yang kemungkinan ditanyain diujian sidang ku hapalin...
Alhamdulillah LULUS
dan dilantik tanggal 19 september...
Rohni Cahaya Manik S.Si, Apt.
Alhamdulillah Ya Allah.....akhirnya ku selesaikan dengan baik ujianku...
Minggu, 06 Juli 2008
Kamis, 19 Juni 2008
Seorang pemimpin...
Sekarang ku tinggal di Cibaduyut, didaerah lewipangjang kesananya lagi. memang ku belum resmi keluar dari tempatku yang lama (di Dago). sekarang kesibukanku adalah kuliah praktek di Padalarang. cukup jauh kalau dari Dago.
Sekarang yang paling kunanti-nanti adalah sabtu dan minggu karena di kedua hari ini ku bisa mengisi semangat kembali dan menghilangkan kepenatan kota. Kalau sabtu pagi seperti biasanya ku lari pagi, ya dimana lagi kalau bukan di Sabuga, kadang juga di Dago pakar bahagia sekali rasanya, biasa mengirup udara yang segar di pagi hari. kadang minggu pagi pun ku sempatkan untuk berolah raga, 3 minggu kemarin ku melihat sosok yang sangat kukenal walaupun beliau ternyata tidak mengenaliku (hiks2)tapi ga apa2. Tau kah engkau siapa dia?dia adalah seorang calon walikota Bandung, dia bernama Dr.Taufikurahman. Ku pikir "Subbhanallah, kalau seperti ini adalah walikotaku pasti bandung akan sukses".Karena aku paling suka dengan orang yang suka olahraga, mungkin hobby yang pertama ku tanyakan, kalau berkenalan dengan seseorang, olah raga apa yang dia suka. Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat juga. Kalau saja ku seorang ikhwan pasti kan kusapa pak Taufikurahman itu, tapi karena aku seorang wanita, dan kupikir pasti beliau gerogi kalau kusapa (hehe).
Pada minggu-minggu berikutnya ku ada balai pengobatan, tau kah enggkau ku bertemu dengan siapa? dia adalah Pak Taufikurahman lagi, kali ini beliau yang sangat-sangat low profile, pakaiannya baju koko, celana bahan n pake sendal santai...Wah, keren abis...Beliau menyapa masyarakat sekitar dengan begitu ramah (ya iyalah, namanya juga wong Bandung tho). wah kalau seperti ini jadi walikotaku pasti dekat dengan rakyatnya, apalagi sih yang dicari rakyat????mungkin bukan janji yang muluk-muluk tapi dekat ke rakyatnya seperti Rasulullah dan para sahabat ketika mereka menjadi seorang raja di arab...Mau pilih yang lain, itu ga Kalau ada yang bagus ngapain repot...
Minggu berikutnya ku lagi jalan-jalan ke sebuah desa yang terpencil disana saudara-saudari ku, kutemuin orang yang begitu sakit, begitu miskin. tau kah enggaku penyakitnya apa dia berpenyakit kulit (korengan) yang udah bertahun-tahun, kulitnya membusuk, baunya menyengat, ( Ya, Allah bantulah saudaraku ini), tapi dengan apa ku bisa membantu mereka?. dalam keadaan ku sedang pusing dan sedih, ada seorang pria menyapa bapak itu, tau kah engkau siapa dia?, dia adalah pak Taufikurahman. wah, Te O Pe Be Ge Te...Ketemu lagi kudengar dari percakapan mereka pak Taufikurahman selesai dari out bound dan main ketempat warga sembari mau pulang... Seorang calaon walikota mau ikutan out bound (wah, jarang-jarang nih), dalam hatiku berpikir lagi, pasti orangnya sangat suka tantangan, berani dan pantang menyerah...itu kan jiwa petualang (hehehea)...nah, ini dia jawabannya mana ada seorang calon walikota yang mau sampai turun ke desa yang terpencil kecuali pak Taufikurahman, iya kan...trus ngapain pilih yang lain nya...pak Taufikurahman memang seperti itu, ku yang hampir tiap minggu ketemu dengannya saya, melihat jiwa seorang leader yang amanah.
saudara-saudari mari kita doakan bersama-sama supaya pemimpin yang terpilih nanti adalah
Sekarang yang paling kunanti-nanti adalah sabtu dan minggu karena di kedua hari ini ku bisa mengisi semangat kembali dan menghilangkan kepenatan kota. Kalau sabtu pagi seperti biasanya ku lari pagi, ya dimana lagi kalau bukan di Sabuga, kadang juga di Dago pakar bahagia sekali rasanya, biasa mengirup udara yang segar di pagi hari. kadang minggu pagi pun ku sempatkan untuk berolah raga, 3 minggu kemarin ku melihat sosok yang sangat kukenal walaupun beliau ternyata tidak mengenaliku (hiks2)tapi ga apa2. Tau kah engkau siapa dia?dia adalah seorang calon walikota Bandung, dia bernama Dr.Taufikurahman. Ku pikir "Subbhanallah, kalau seperti ini adalah walikotaku pasti bandung akan sukses".Karena aku paling suka dengan orang yang suka olahraga, mungkin hobby yang pertama ku tanyakan, kalau berkenalan dengan seseorang, olah raga apa yang dia suka. Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat juga. Kalau saja ku seorang ikhwan pasti kan kusapa pak Taufikurahman itu, tapi karena aku seorang wanita, dan kupikir pasti beliau gerogi kalau kusapa (hehe).
Pada minggu-minggu berikutnya ku ada balai pengobatan, tau kah enggkau ku bertemu dengan siapa? dia adalah Pak Taufikurahman lagi, kali ini beliau yang sangat-sangat low profile, pakaiannya baju koko, celana bahan n pake sendal santai...Wah, keren abis...Beliau menyapa masyarakat sekitar dengan begitu ramah (ya iyalah, namanya juga wong Bandung tho). wah kalau seperti ini jadi walikotaku pasti dekat dengan rakyatnya, apalagi sih yang dicari rakyat????mungkin bukan janji yang muluk-muluk tapi dekat ke rakyatnya seperti Rasulullah dan para sahabat ketika mereka menjadi seorang raja di arab...Mau pilih yang lain, itu ga Kalau ada yang bagus ngapain repot...
Minggu berikutnya ku lagi jalan-jalan ke sebuah desa yang terpencil disana saudara-saudari ku, kutemuin orang yang begitu sakit, begitu miskin. tau kah enggaku penyakitnya apa dia berpenyakit kulit (korengan) yang udah bertahun-tahun, kulitnya membusuk, baunya menyengat, ( Ya, Allah bantulah saudaraku ini), tapi dengan apa ku bisa membantu mereka?. dalam keadaan ku sedang pusing dan sedih, ada seorang pria menyapa bapak itu, tau kah engkau siapa dia?, dia adalah pak Taufikurahman. wah, Te O Pe Be Ge Te...Ketemu lagi kudengar dari percakapan mereka pak Taufikurahman selesai dari out bound dan main ketempat warga sembari mau pulang... Seorang calaon walikota mau ikutan out bound (wah, jarang-jarang nih), dalam hatiku berpikir lagi, pasti orangnya sangat suka tantangan, berani dan pantang menyerah...itu kan jiwa petualang (hehehea)...nah, ini dia jawabannya mana ada seorang calon walikota yang mau sampai turun ke desa yang terpencil kecuali pak Taufikurahman, iya kan...trus ngapain pilih yang lain nya...pak Taufikurahman memang seperti itu, ku yang hampir tiap minggu ketemu dengannya saya, melihat jiwa seorang leader yang amanah.
saudara-saudari mari kita doakan bersama-sama supaya pemimpin yang terpilih nanti adalah
- Seorang yang dekat kerakyat,
- seorang yang suka olah raga,
- seorang yang memiliki jiwa petualang
- seorang yang bersahaja
- seorang yang pemimpin yang amanah.
Minggu, 18 Mei 2008
Balai Pengobatan Murah
Balai pengobatan murah ini adalah suatu program dari tim kesehatan DPD kota Bandung. Tiap minggu di daerah pinggiran kota Bandung terutama yang memiliki penduduk yang mayoritas kalangan ekonominya menengah ke bawah. Biasanya dibebankan biaya obat aja sebesar 4 rb rupiah tiap pasien.
Masyarakat tersebut sangat merasa senang dengan diadakannya balai pengobatan tersebut, karena mereka dapat mengkonsultasikan penyakitnya kepada dokter dan obat yang digunakan kepada farmasi atau apotekernya. Tim farmasinya pun dibagi dua yang satu sebagai pengracik dan yang lain sebagai konseler. biasanya yang sebagai konseler adalah yang sedang kuliah profesi apoteker atau apoteker muda, kadang-kadang tergantung kemampuan juga sih. Pasien yang diberikan obat biasanya berstatus pendidikan yang rendah, pernah kujumpai masalah ketika kuberitahukan mengenai cara pakai obat ke pasienku dia melihatnya kewajahku, lalu kutanya 'bu kenapa ngelihatin saya aja?' kemudian pasienku tersebut mengatakan' neng punten, abdi teu tiasa ngadangu'(neng maaf, saya ga bisa mendengar dengan baik). karena itu lah pasienku itu melihat kewajahku karena dia ingin melihat gerakan bibirku. akhirnya ku berbicara dengan nada yang lambat, agar pasienku bisa mengerti. terkadang juga pasien yang berobat adalah yang sudah tua sekali, yang mau ga mau saya harus mengunakan bahasa sunda. walaupun bahasa sunda yang digunakan bukan bahasa sunda yang sangat halus, bahasa sunda yang biasa, yang tidak kasar pastinya.
Ketika memberi instruksi di makan 3 kali 1 sehari sesudah makan. Biasanya ku bertanya berapa kali pasienku tersebut makan sehari, pada umumnya mengatakan makan sekali sehari. Aduh, ga enak euy, ya kuberitahukan aja kalau obat ini harus dimakan kalau udah makan, walaupun itu makan roti atau makan gorengan, yang penting udah ada makanan yang mengganjal perut, karena kalau dimakannya tanpa makan dulu khawatir memperprah tukak lambung. tau ga, kalau udah ku instruksiin seperti itu, ada juga pasien yang jawab seperti ini:'neng, kumaha nyak upami teu tuang hela' tiasa teu?'. Biasa nya saya akan mengulangi argumen kenapa harus sesudah makan, mungkin karena mereka bosan dengan instruksiku akhirnya pura-pura mengerti (Allahu'alam bisowab). Biasanya juga setiap obat diminta untuk ditulis fungsi obat tersebut, seperti penurun tensi, maag, sakit kepala, dan lain-lainnya.
Cuma satu yang paling kuharapkan dalam memberikan konseling pasien bisa meminum/makan obat seseuai instruksi yang diberikan. Semoga itu semua berguna....
Untuk teman-temanku yang selalu kuhubungi terimakasih telah mensukseskan BP
Masyarakat tersebut sangat merasa senang dengan diadakannya balai pengobatan tersebut, karena mereka dapat mengkonsultasikan penyakitnya kepada dokter dan obat yang digunakan kepada farmasi atau apotekernya. Tim farmasinya pun dibagi dua yang satu sebagai pengracik dan yang lain sebagai konseler. biasanya yang sebagai konseler adalah yang sedang kuliah profesi apoteker atau apoteker muda, kadang-kadang tergantung kemampuan juga sih. Pasien yang diberikan obat biasanya berstatus pendidikan yang rendah, pernah kujumpai masalah ketika kuberitahukan mengenai cara pakai obat ke pasienku dia melihatnya kewajahku, lalu kutanya 'bu kenapa ngelihatin saya aja?' kemudian pasienku tersebut mengatakan' neng punten, abdi teu tiasa ngadangu'(neng maaf, saya ga bisa mendengar dengan baik). karena itu lah pasienku itu melihat kewajahku karena dia ingin melihat gerakan bibirku. akhirnya ku berbicara dengan nada yang lambat, agar pasienku bisa mengerti. terkadang juga pasien yang berobat adalah yang sudah tua sekali, yang mau ga mau saya harus mengunakan bahasa sunda. walaupun bahasa sunda yang digunakan bukan bahasa sunda yang sangat halus, bahasa sunda yang biasa, yang tidak kasar pastinya.
Ketika memberi instruksi di makan 3 kali 1 sehari sesudah makan. Biasanya ku bertanya berapa kali pasienku tersebut makan sehari, pada umumnya mengatakan makan sekali sehari. Aduh, ga enak euy, ya kuberitahukan aja kalau obat ini harus dimakan kalau udah makan, walaupun itu makan roti atau makan gorengan, yang penting udah ada makanan yang mengganjal perut, karena kalau dimakannya tanpa makan dulu khawatir memperprah tukak lambung. tau ga, kalau udah ku instruksiin seperti itu, ada juga pasien yang jawab seperti ini:'neng, kumaha nyak upami teu tuang hela' tiasa teu?'. Biasa nya saya akan mengulangi argumen kenapa harus sesudah makan, mungkin karena mereka bosan dengan instruksiku akhirnya pura-pura mengerti (Allahu'alam bisowab). Biasanya juga setiap obat diminta untuk ditulis fungsi obat tersebut, seperti penurun tensi, maag, sakit kepala, dan lain-lainnya.
Cuma satu yang paling kuharapkan dalam memberikan konseling pasien bisa meminum/makan obat seseuai instruksi yang diberikan. Semoga itu semua berguna....
Untuk teman-temanku yang selalu kuhubungi terimakasih telah mensukseskan BP
Langganan:
Postingan (Atom)

